Minggu, 11 Oktober 2015

Film superhero dari indonesia

Filem indonesia sedah sangat berkembang dewasa ini. Dari yang horror sampai yang komedi. Dari yang berkualitas sampai yang abal-abal. Perkembangan perfileman di indonesia tidak terlepas dari kreatifitas para sineasnya. Judul judul baru yang segar, ada juga yang remake.
Mulai dari tahun 2000an filem filem horror mulai bercampur dengan komedi yang ditambah dengan adegan sensual. Kemudian ada juga yang mengusung jenis derama percintaan anak muda. Kemudian muncul lagi filem laga modern dengan aksi yang cukup memukau penonton.

Dari sekian banyak jenis filem yang tayang. Sangat sedikit atau bahkan tidak ada filem yang berjenis superhero atau pahlawan super yang berasal dari Indonesia. Tidak seperti di luar negeri yang sudah banyak mengeluarkan filem bertemakan superhero. Misalnya saja Amerika Serikat yang sudah membanjiri publik Indonesia dengan superheronya.
Sedangkan dari negeri sendiri belum ada yang berani untuk menelurkan filem yang bertemakan superhero seperti negeri paman sam tersebut. Di indonesia sendiri bukanya tidak punya comic superhero layaknya superhero Marvel atau DC comic. Contohnya saja ada gundala putra petir. Yang sudah jelas karakternya tinggal membuat sedikit improvisasi dalam cerita yang akan disajikan agar sesuai dengan selera masa kini. Untuk special effect, Indonesia sudah banyak yang mampu menangani hal ini. Tinggal kemauan dari sineasnya saja yang harus ditumbuhkan untuk membuat filem berjenis pahlawan super.

Jika saja para sineas sineas Indonesia mau dan berani untuk mengambil tantangan ini bukan tidak mungkin akan mendapatkan sambutan yang lebih baik dari filem import yang selama ini beredar di pasar Indonesia.

Kamis, 08 Oktober 2015

Pay the ghost. Gaya film horror amerika.

Pola pikir bisa membuat orang mempunyai ketakutan yang berbeda-beda.

Seperti halnya film yang yang baru saja aku tonton.  Pay the ghost, inilah judul yang di tampilkan. Berlatar belakang di New York, kota yang tidak pernah tidur.
Sebuah keluarga yang sedang merayakan Halloween tiba-tiba kehilangan anak satu-satunya Charlie secara misterius.

Gaya penokohan hantunya difilm ini  sangat berbeda dengan di indonesia tetapi mempunyai kesamaan dalam kemunculan hantunya. Yaitu secara tiba-tiba dan mengagetkan.

Dari film ini bisa di ambil garis besar bahwa hantu di amerika sana selalu bersumber dari sejarah masa lalu tentang penyihir dan sebagainya yang dibunuh oleh warga sekitar.  Kemudian menjadi hantu yang gentayangan untuk menuntut balas. Sedangkan di indonesia sendiri lebih banyak yang tidak memiliki latar belakang secara jelas dan individual seperti pocong dan kuntil anak, di banyak tempat ada pocong dan ada kuntil anak. Jadi tidak ada cerita individualnya. Sedangkan hantu yang memiliki latar belakang yang jelas dan individual hanya segelintir saja. Misalnya hantu kasablangka.

Ketakutan orang amerika lebih kepada kemisteriusanya daripada bentuk fisik dari hantu yang mereka gambarkan di film ini. Sedangkan di indonesia lebih kepada bentuk fisik yang menyeramkan.

Di film indonesia kita sudah bisa tahu siapa tokoh hantunya sebelum menonton filmnya, sedangkan di amerika tokoh hantu baru bisa diketahui setelah seluruh filmnya habis ditonton.

Selasa, 22 September 2015

Berjenggot vs tidak Berjenggot

Berjenggot vs tidak Berjenggot. Bisa di bandingkan antara contoh dua orang di ini mana yang lebih berpengaruh dan mana yang kurang berpengaruh. Bukan hanya pada sisi agamanya tapi juga di sisi pengaruhnya di dunia internasional.

Senin, 14 September 2015

Kebanyakan nonton iklan

Ciptakan momentmu.  Sambil nunggu macetnya terurai, tiduran dulu.

Rabu, 19 Agustus 2015

Gojek Indonesia

Sudah tidak bisa di pungkiri lagi bahwasanya gojek audah menjadi transportasi publik. Mulai dari perkotaan sampai ke pelosok desa.

Ojek bisa dibilang sudah sangat merakyat dibandingkan denang moda transportasi lain seperti taksi maupun angkot. Dengan berkembangnya teknologi informasi membuat ojek tidak hanya beroperasi seperti pada tahun 90an. Transportasi ojek kini sudah sangat berbeda dari tahun tahun tersebut. Dengan jempol memainkan handphone kita. Kita sudah bisa memanggil ojek langganan kita. Terimakasih telah di inovasikanya Gojek. Aplikasi yang bisa digunakan untuk memanggil ojek tanpa harus pergi ke pangkalan terlebih dulu. Cukup dengan menggunakan smartphone kita sudah bisa memesan ojek yang paling dekat dengan lokasi kita atau bisa juga ojek langganan kita.

Pemerintah sudah seharusnya menjadi pengayom bagi rakyatnya. Termasuk juga tukang ojek maupun gojek. Perselisihan antara dua profesi ini sudah menjadi buah bibir masyarakat. Dan kebanyakan yang menjadi korban kekerasan adalah personil gojek.

Dari segi hukum di Indonesia kendaraan roda dua memang bukan transportasi publik. Jadi bukan hanya gojek yang harus dibenahi, tapi juga ojek itu sendiri. Baik transportasinya yang harus dibenahi ataupun hukum yang mengaturnya yang harus dibenahi.